PESAREAN AGUNG SYECH AL MAULAYA / SYECH MULYO / SYECH AL AKBAR


BABAD TANAH JAWI SYEKH AL MAULAYA / SYEKH MULYO ( SYEKH AKBAR)
Pelestari

Kamis, 27 April 2017.
PAGUYUBAN GONDOARUM 
GIRI MURTI
Glagah Agung - Purwoharjo
Kedungrejo - Muncar



 Syeh Al Maulaya bin Syeh Kamaluddin sarbiqoni sayyidtullah. Bin Syeh Kamaluddin Kurzam Bin Syeh M. Khulaini Kurzam Bin M. Imam Hambali bin M. Zainal Abidin bin Malik Bin Hasyim Muntholib beliyau berasal dari RUM. Makamnya terletak di tengah hutan Curah Jati - Gunung Gampling Gelagah Agung,Grajakan, Purwoharjo, Banyuwangi selatan. Menurut dari Sejarah babat desa (1603) sudah ada makam tersebut, mereka hanya tau makam kuno.setelah itu ada perputaran jaman desa tersebut di hancurkan karena pejuang - pejuang kemerdekaan kalau di buru tentara belanda dan masuk kawasan ini menghilang. belanda dan kaki tangannya tokoh - tokoh begundal - begundal kompeni mengadakan sidang pelening dan mendapat keputusan. Bahwa tempat itu dipecah menjadi beberapa tempat dan jadilah PUTAR GILING DESA. Sekitar tahun 1805.dan makam tersebut di temukan/di ketahui oleh seseorang bernama : M. Said Abu Bakar Sabitullah(M.Trubus Pamuji). dan kawan-kawannya(Thn 1996)dan meyakini makam tersebut makam auliya'karena mendapat petunjuk /hidayah dari allah SWT. Dan juga pengakuan Gus Dur di rumah beliyau ketika kami :M.Trubus Pamuji Glagah Agung Purwoharjo Banyuwangi. Gus Saiful Anam(Gus Safik)Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum. Tulungagung,Pak.Oni Jakarta Selatan. Datangi beliyau menerangkan bahwa makam tersebut memang makam para Auliya'yang tertua di tanah jawa. beliyau berkata dalam dokumen yang dipegang saat ini oleh yang menemukan makam tersebut ,yang isinya:

Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kepada umat yang dikehendakinya,khususnya kepada yang menemukan makam Auliya' tersebut dan segenap pelestari makam saya doakan mudah - mudahan kalian semua mendapatkan kekuatan (Islam, Iman Dan Ihsan) serta mendapat safa'at dan ridhonya dari yang maha kuasa . 

Saya berpesan kepada seluruh umat islam khususnya warga nahdhiyin dan para Ulama' dan Umaroh tolong lestarikan dan rawatlah keberadaan makam Auliya' tersebut, dan disertai 

Tanggal 12 Februari 2009
ttd 

KH. ABDURRAHMAN WAHID (Gus Dur). 



Segelintir Sejarah, Syeh Al Maulaya / Syeh Mulyo / Syeh Akbar putra Syeh Kamaluddin dari RUM beliau masih kerabat / sepupu Syeh Subaqir Gunung Tidar yabg juga berasal dari RUM. Beliau juga ditugaskan oleh gurunya untuk membantu Syeh Subaqir, ketika Syeh Subaqir tidak mampu menghadapi danyang dan para jin,demit gunung tidar di hutan jalmo moro jalmo mati,Syeh Subaqir pulang menghadap gurunya,setelah kembali ketanah jawa lagi,Syeh subaqir ditemani oleh Syeh mulyo / Al Maulaya atas perintah gurunya Wali RUM (sekitar tahun 678 M).Ketika itu Syeh Subaqir dalam masa menghadapi danyang tanah jawa (Semar dan Sabdo Palon), dan Syeh Subaqir lalu menetap digunung tidar.dengan kesaktian gaib dan kemakrifatannya Syeh Al Maulaya meneruskan perjuangan Syeh Subaqir menundukkan danyang,demit,siluman ,tempat tempat yg disinggahinya sampai ketimur didaerah hutan gondo arum yg sekarang dikenal dengan nama giri saloka/alas purwo ketika itu masih sangat angker (Giri Saloka/Kawitan) Banyuwangi Selatan.dan menumbali kawasan hutan kawitan tersebut agar jin,demit dan sebangsanya tidak keluar masuk alam manusia seperti wujud manusia (ketika itu sudah ada kerajaan dedemit dihutan Purwo) dan ia menetap di hutan curah jati - Gunung Gamping (Gumuk Murti). Sambil mengawasi dan menumbalinya. SYEH AL MAULAYA / SYEH MULYO ayahnya juga ikut membantu perjuangan putranya,dan ikut tinggal di daerah yang pada jaman dahulu bernama Tegal Arum (Hutan Gondo Arum) gunung gamping dan mendirikan padepokan / pondok pesantren yang sekarang bernama gumuk Murti.pada jaman kerajaan dahulu juga dikenal dengan sebutan Padepokan Kelampis Hitam / Gondo Arum. yang diasuh oleh Syeh Al Maulaya / Syeh Mulyo. padepokan itu untuk memperdalam ilmu agama dan kebatinan. pada jaman kitab SIROTUL MUKMIN Dan kitab BAYAN ALIP DAN BAYANULLAH dan lain - lain. yang pecahannya menjadi kitab TELES dan Kitab JOYOBOYO. sejarah Syeh Al Maulaya / Syeh Mulyo / Syeh Akbar tersebut dibenarkan oleh dawuh GUS DUR Semasa hidupnya (tanggal 12 Februari 2009). 

MAKAM - MAKAM YANG ADA DI TENGAH HUTAN CURAH JATI GRAJAGAN - PURWOHARJO - BWI 
1. Syeh M. Kamaluddin Sarbiqoni Sayyidtullah 
2. Syeh M. Rahmanuddin Sabimulyo Syayidtullah / Syeh Mulyo / Syeh Al Akbar 
3. Syeh M. Mas'ud Mashudi Sallahuddin Al Asy'ari 
4. Syeh M. Sambi Nirmolo / Ahmad Said Sayyidtullah 
5. Syeh M. Ibrahim Hasan Abu Munthollib Sayyidtullah 
6. Raden Joko Sasino
 7. Patih Gondo Wijoyo
 8. Kyai Ageng Selo Panangkip 
9. Kyai Ageng Pemanahan 
10. Ki Ageng Ronggo Wijoyo Kusumo 
11. Prabu Amangkurat 
12. Raden Mas Suryopati Hadi Ningrat 
13. Prabu Aryo Panitisan 
Dan Masih banyak yang belum dicantumkan masalah kegaibannya
dan sejarahnya. 

Penulis           : M. Edyyanto / Jama'ah Zikir Kamaliyah 

Alamat           : RT/RW. 001/002 Dsn. Sampangan,
                          Ds. Kedungrejo Kecamatan Muncar, Kab Banyuwangi
No. Telp          : 082 336 420 316

WA                  : 081 237 522 447


 





Pelestari Makam Auliya'
* MUHAMMAD SAID ABU BAKAR SABITULLAH ( M. TRUBUS PAMUJI )
* M. EDYYANTO ( MUNCAR )
* MUH. TAROM (SIDOREJO, PURWOHARJO )
* IMAM (TAMAN AGUNG )
* NUR WAHID CUCU RADEN DARIS (RINGIN PITU(7))
* MUHAMMAD MAHRUSIN (MUNCAR)
* AFRIZAL ALI WARDANI (TEGALDLIMO)
* SAHID (GLAGAH AGUNG, PURWOHARJO)
* FANGKI ROSADI (MUNCAR) 
* P. PAIRIN (JATIREJO)
* SIGIT HARIYANTO (SUMBER ASRI - TEGALDLIMO)
* SURAHMAN ( TAMAN AGUNG)
                  
Contac Person     :
Nama                    : MUHAMMAD MAHRUSIN
No Telepon / WA : 085 258 751 178
Alamat                 : Kedungrejo Muncar Banyuwangi
Fb                          : Muhammad Mahrusin
Email                    : mahrusaja17@gmail.com









Nama                    : FANGKI ROSADI
No Telepon / WA : 082 338 871 558
Alamat                 : Kedungrejo Muncar Banyuwangi
Fb                         : Muhamad Fangki Rosadi
Email                   : fangkirosadi@gmail.com



Komentar

  1. Mari kita sama sama melestarikan makam Auliya tersebut
    Yang tertua di jawa

    BalasHapus
  2. Mantab,semoga bisa ziarah kesana

    BalasHapus
  3. Ternyata memang benar keaslianya
    Pesarean al maulaya

    BalasHapus
  4. aminn terimakasih...
    untuk masukan buat kmi,untuk blog kami.mnggo jgn sungkan komentarnya.🙏🙏🙏

    BalasHapus
  5. Mohon maaf admin, d sktr makah syech maula apa ada orang tua yg ngerti dg sebutan mbah kemis.
    Mohon utk sma tmn bwi, yg tahu alamat mbah kemis tolong d bls komentar sy.
    Karena sy istilah org jawa kepaten obor, utk menyambung silaturrohmi...
    Trimakasih🙏🙏

    BalasHapus
  6. Atau bs krm pesan d fb sy hari florist, mtr swn.

    BalasHapus
  7. Subhanallah Mugi saget tindak ziaroh teng makam Aulia syeh Maulaya / syeh Mulyo,Aamiin

    BalasHapus
  8. Maaf mau tanya min, ketika syelh subaqiir ke tanah jawa pertama itu sendiri atau di temani syekh kamaludin (ayah syekh mulyo) tidak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama kali syekh subakir ke tanah jawa itu sendiri karna ketidak mampuannya menggiring demit ke arah timur pulau jawa beliau kembali ke negeri rum dan pada akhirnya di bantu oleh syekh kamaluddin bersama anaknya (syekh mulyo). syekh subakir kembali ke tanah jawa bersama syekh kamaluddin dan anaknya dbeliau (syekh subakir) menghentikan langkahnya di gunung tidar dan syekh kamaluddin beserta anaknya melanjutkan ke arah timur pulau jawa bertugas menggiring demit kearah timur (alas purwo) kemudian beliau syekh kamaluddin beserta anaknya menjadi benteng untuk menjaga demit yg digiring kealas purwo agar tidak keluar dari alas purwo mereka mendirikan padepokan dan pondok pesantren di negeri atas angin(sebutan dahulu) gumuk murti/giri murti yang bertempat sekarang di kecamatan purwoharjo di kelilingi 3 desa yaitu curahjati, jatirejo, dan karetan.... Mungkin sekian cerita singkatnya dari kami selaku pelestari mohon maaf apabila ada salah kata yg kurang berkenan dari kami....

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESAREAN SYEKH AL MAULAYA GUMUK MURTI KARETAN